Selamat Datang di Website Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat
Peta Situs  Kontak    Mail    Login   
Selasa,   27 September 2016
 
KRITISNYA 4.000 HEKTAR HUTAN LINDUNG PENYEBAB BANJIR BANDANG GARUT
Senin, 26 September 2016

GARUT, KOMPAS.com - Penyebab banjir bandang di Garut, yang terjadi pada Selasa (20/9/2016) malam adalah curah hujan yang tinggi selama 4 jam berturut-turut. Namun, selain itu, daerah tangkapan hujan di hulu juga menjadi penyebabnya. Saat ini, hutan-hutan di kawasan hulu juga mulai beralih fungsi. "Dari 59.000 hektar, ada sekitar 10 persen atau 4.000 hektar yang masuk kategori kritis dan sangat kritis. Sementara di luar hutan lindung ada 3.000 hektar," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Bambang Hendroyono di Garut, Kamis (22/9/2016).
POLRI LACAK PERUSAK HUTAN YANG SEBABKAN BANJIR BANDANG GARUT
Senin, 26 September 2016

VIVA.co.id - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut penyebab utama banjir bandang di Kabupaten Garut sebagai dampak rusaknya kawasan hutan di hulu Sungai Cimanuk. Atas itu, ia mengingatkan agar ada upaya rehabilitasi dan penindakan terhadap para pelakunya. "Kami akan menegakkan hukum sambil berjalan, yang jelas saat ini fokus pada proses evakuasi korban," ujar Tito dalam kunjungan ke Posko Bencana Alam Polres Garut, Jumat, 23 September 2016.
KLHK SIAP BERIKAN SANKSI PELANGGARAN HUTAN
Senin, 26 September 2016

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan siap memberikan sanksi terkait dugaan pelanggaran pengelolaan hutan gambut PT Riau Andalan Pulp and Paper di Kecamatan Merbau, Pulau Padang, Kepulauan Meranti, Riau. Menteri LHK Siti Nurbaya mengatakan hal itu usai rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Kamis (22/9). Menurut Siti Nurbaya, Kementerian LHK bekerja sama dengan Badan Restorasi Gambut (BRG) menerjunkan tim guna menelusuri pelanggaran yang dilakukan PT RAPP. "Dugaan pelanggaran pengelolaan lahan gambut itu sedang dibahas di Komisi III DPR RI," katanya.
KLHK TINDAK TEGAS PERAMBAHAN HUTAN KONSERVASI DI GARUT
Senin, 26 September 2016

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan menindak tegas pelaku perambah hutan konservasi di wilayah Garut, Jawa Barat. KLHK akan mengirim tim ke Garut untuk mencari fakta terkait dugaan perambahan hutan konservasi yang disinyalir sebagai penyebab banjir bandang di wilayah tersebut. "Kami kirim tim ke Garut untuk mencari data apakah bencana ini akibat ulah manusia. Kami akan menindak tegas perambahan hutan konservasi yang sudah jelas-jelas dilarang," ujar Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar.
UGM KEMBANGKAN APLIKASI BIODIVERSITAS BERBASIS ANDROID
Jum'at, 23 September 2016

Jakarta (ANTARA News) - Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan aplikasi berbasis teknologi android bernama "Biodiversitas" guna mengenalkan keanekaragaman flora dan fauna di Indonesia, demikian siaran pers dari UGM yang diterima di Jakarta, Kamis. Menurut ketua tim pengembang aplikasi, Sena Subrata, teknologi tersebut dibuat oleh tim dari Fakultas Kehutanan dan MIPA UGM. Dia menjelaskan aplikasi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran di lingkungan akademik untuk melindungi biodiversitas di kampus UGM.


Berita

Kritisnya 4.000 Hektar Hutan Lindung Penyebab Banjir Bandang Garut
Senin, 26 September 2016

Polri Lacak Perusak Hutan yang Sebabkan Banjir Bandang Garut
Senin, 26 September 2016

KLHK Siap Berikan Sanksi Pelanggaran Hutan
Senin, 26 September 2016

KLHK Tindak Tegas Perambahan Hutan Konservasi di Garut
Senin, 26 September 2016

UGM kembangkan aplikasi biodiversitas berbasis android
Jum'at, 23 September 2016

1 2 3 4 5
 
Sorotan Kita
ALASAN MISTIS SOEKARNO PILIH 17 AGUSTUS 1945
Selasa, 16 Agustus 2016

Merdeka.com - 17 Agustus 1945 merupakan waktu yang sakral bagi bangsa Indonesia. Saat itu, Presiden RI pertama, Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia yang sekaligus menjadi tonggak baru perjalanan bangsa yang terdiri dari berbagai macam suku itu. Berbekal secarik kertas yang berisi tulisan tangan naskah proklamasi, Bung Karno dengan didampingi Moch Hatta, mengumandangkan proklamasi tanda lepasnya bangsa Indonesia dari penjajahan bangsa asing.





Polling
  Menurut Anda Populasi pohon di Kota Bandung
Sangat Banyak
Cukup Banyak
Kurang Banyak
Sedikit
Sangat Kurang


Peta Kawasan Hutan
Pelayanan



 

Copyright © Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat