MENTERI LHK SITI NURBAYA: PENGELOLAAN HUTAN INDONESIA DUKUNG PENCAPAIAN NETRALITAS IKLIM DUNIA
Rabu, 18 Juli 2018


Bisnis.com, ROMA - Hutan Indonesia dinilai menjadi lokomotif dalam pencapaian Nationally Determined Contribution (NDC) menurunkan emisi gas rumah kaca nasional serta mendukung aktivitas yang memiliki dampak netral terhadap iklim global. Dengan demikian, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan hutan Indonesia tidak saja memiliki peran sebagai katalis dalam pelaksanaan Kesepakatan Paris (Paris Agreement) dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Namun, kata Siti, peran tersebut tidak bisa hanya diserahkan pada masing-masing upaya negara penandatangan Kesepakatan Paris atau yang telah berkomitmen pada pencapaian SDGs saja. "Dukungan internasional melalui mekanisme yang telah disepakati sangat diperlukan oleh negara-negara yang telah berkomitmen pada Kesepakatan Paris dan SDGs," tegas Siti.
KLHK LATIH PERSONEL GUNAKAN PESAWAT DRONE SECARA PROFESIONAL
Rabu, 18 Juli 2018


jpnn.com, JAKARTA - Kebutuhan pengembangan kompetensi personel Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam pengoperasian pesawat udara tanpa awak (PUTA), sangat diperlukan untuk meningkatkan kinerja KLHK dalam pengumpulan data yang tepat, cepat dan akurat, sehingga pengambilan kebijakan dapat lebih efektif dan efisien. Nah, bertempat di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Cianjur Jawa Barat, Pusat Keteknikan Kehutanan dan Lingkungan melaksanakan bimbingan teknis khusus pengoperasian PUTA jenis drone, Senin (16/7). Bimbingan tersebut diikuti oleh sekitar 38 personel KLHK dari pusat dan daerah. "Peserta bimbingan teknis ini dari Papua sampai Sumatera Utara, antusiasmenya luar biasa, dan semakin banyak UPT yang meminta bimbingan teknis seperti ini, karena banyak dirasakan manfaatnya penggunaan alat PUTA dalam bidang lingkungan hidup dan kehutanan," ujar Kepala Pusat Keteknikan Kehutanan dan Lingkungan, Gatot Subiantoro.
WABUP APRESIASI PERUSAHAAN YANG KOMITMEN TERHADAP LINGKUNGAN
Rabu, 18 Juli 2018


Wakil Bupati Indramayu H. Supendi memberikan apresiasi terhadap berbagai perusahaan yang ada di Kabupaten Indramayu yang terus komitmen terhadap pengelolaan lingkungan. Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Wakil Bupati Indramayu H. Supendi pada saat apel pagi dan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2018 yang diselenggarakan di Alun-alun Indramayu, Selasa (17/07/2018). Wakil Bupati Indramayu H. Supendi mengatakan, penghargaan diberikan karena selama ini perusahaan telah menunjukan komitmennya sebagai perusahaan dengan pengelolaan lingkungan hidup. "Keberadaan perusahaan harus memperhatikan aspek lingkungan sekitarnya sehingga keberadaan perusahaan itu sangat bermanfaat bagi sekitarnya. Bahkan perushaan juga harus bisa melakukan pengelolaan lingkungan terutama perusahan yang menghasilkan limbah," tegas Supendi.
JAGA EKOSISTEM HUTAN, MENTERI LHK UNGKAP SEJUMLAH PENCAPAIAN
Selasa, 17 Juli 2018


JAKARTA - Dunia terus mengalami tekanan dengan pertumbuhan populasi dan kemajuan pembangunan, yang berdampak pada lingkungan dan sumber daya alam. Demi menjaga kemaslahatan umat manusia, PBB telah mencanangkan Sustainable Development Goals (SDGs) atau pembangunan berkelanjutan yang mencakup 17 bidang target yang diupayakan tercapai pada tahun 2030 mendatang.
BUAYA SEPANJANG 3 METER DIEVAKUASI DARI KOLAM WARGA DI SUKABUMI
Selasa, 17 Juli 2018


Sukabumi - Buaya muara sepanjang kurang lebih 3 meter dievakuasi dari sebuah kolam di sebuah vila di Jalan Raya Palabuhanratu - Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat. Informasi yang diperoleh detikcom, buaya itu sengaja diserahkan oleh pemiliknya untuk dilepasliarkan. Proses evakuasi buaya peliharaan itu memakan waktu hampir selama 2 jam dari sekitar pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.15 WIB.



Berita

Menteri LHK Siti Nurbaya: Pengelolaan Hutan Indonesia Dukung Pencapaian Netralitas Iklim Dunia
Rabu, 18 Juli 2018

KLHK Latih Personel Gunakan Pesawat Drone Secara Profesional
Rabu, 18 Juli 2018

Wabup Apresiasi Perusahaan Yang Komitmen Terhadap Lingkungan
Rabu, 18 Juli 2018

Jaga Ekosistem Hutan, Menteri LHK Ungkap Sejumlah Pencapaian
Selasa, 17 Juli 2018

Buaya Sepanjang 3 Meter Dievakuasi Dari Kolam Warga di Sukabumi
Selasa, 17 Juli 2018

KLHK Nilai Kerja Sama ASEAN Bisa Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca
Senin, 16 Juli 2018

Anis Gunung, Penyambut Tamu di Puncak Ciremai
Jum'at, 13 Juli 2018

1 2 3 4 5
 
Sorotan Kita
SEJARAH DAN FAKTA MENARIK KAWASAN KONSERVASI DI INDONESIA
Kamis, 12 Juli 2018

Trubus.id -- Alam Indonesia sangat kaya. Ekosistemnya beragam, ada hutan, laut, savana, danau dan rawa, dataran rendah, dataran tinggi, gunung dan sebagainya. Kemudian jenis tumbuhan dan satwa di setiap ekosistem tersebut sangat beraneka ragam. Bahkan, tumbuhan dan satwa khas wilayah tropis banyak di antaranya yang hanya ada Indonesia. Karena keanekaragaman hayati yang tinggi itulah Indonesia lekat dengan sebutan "Megadioversity" Kekayaan alam berikutnya adalah panorama alam, indah dan unik seperti danau, gunung, laut, air terjun, pantai, terumbu karang lekat dalam nuansa keindahan.Permasalahannya, semua keragamaman dan keindahan rentan terhadap gangguan yang menyebabkan perubahan struktur maupun perubahan biofisik lainnya yang menyebabkan rentetan kehancuran lainnya. Itulah kenapa dasar konservasi menjadi penting untuk diterapkan.

Link

Polling

  Berapa banyak pohon yang anda tanam dalam setahun?
1 - 5 pohon
5 - 10 pohon
10 - 15 pohon
lebih dari 15 pohon
tidak menanam pohon