KEADAAN FISIK KAWASANLuas Dan LetakTaman
wisata Alam (TWA) Pulau Sangiang sebelumnya merupakan Cagar Alam dengan
luas 700,35 Ha, kemudian berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan
Nomor :698/Kpts-II/91 tanggal 12-10-1991, kawasan tersebut berubah
fungsinya menjadi taman Wisata Alam dengan luas 1.420,35 Ha. Terdiri
dati dataran seluas 700,35 Ha dan perairan pantainya yang merupakan
Taman Laut seluas 720 Ha.
Terletak di Selat Sunda ± 10 Km dari
Pantai Anyer, TWA Pulau Sangiang masuk ke dalam wilayah desa Cikoneng.
Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang dan secara Geografis terletak di
antara 105049’ – 105052’ Bujur Timur dan 506’ – 508’ Lintang Selatan.
TopografiKeadaan
topografi kawasan ini bervariasi mulai dari landai , berbukit, agak
curam sampai curam dengan ketinggian tempat 0 – 156 meter di atas
permukaan laut.
IklimMenurut
klasifikasi iklim Schmidt dan Ferguson, iklim di pulau Sangiang
termasuk tipe iklim B dengan curah hujan rata-rata ± 1.840 mm per
tahun. Bulan basah terjadi antara bulan Agustus sampai bulan Februari,
dan musim kemarau baisanya dimulai pada bulan Maret hingga bulan Juli
Potensi Biotik KawasanFloraVegetasi
kawasan ini tersusun dalam tiga tipe ekosistem yang terdiri atas
ekosistem hutan dataran rendah, ekosistem hutan pantai dan ekosistem
hutan payau. Disini banyak terdapat sumber air tawar dan bisa ditemukan
hampir di semua tempat. Beberapa jenis flora terdapat dalam kawasan ini
antara lain Cemara Laut (
casuarina equisetifolia), Dadap Laut (
Erythrina variegata), Bayur (
Pterospermum javanicum), Ketapang (
Terminalia catappa), Nyambplung (
Callopphyllum inoplhylum), Api-api (
Avicenia sp), Waru laut (
Hibiscus tiliaceus), Walikukun (
actinophora fragrans) dan lain-lain.
FaunaFauna di kawasan ini beragama, sebagian telah dilindungi dan mempunyai populasi baik. Jenis satwa yang ada antara lain Lutung (
Trchyptus auratus), Kera (
Macaca fascicularis), Kuing hutan (
Felis bengalensis), Landak (
Hystrix brachura), burung walet (
collocalia vulvanorum), burung bluwok (
Ibis cinereus), Kuntul Berang (
Egretta sacra), Kuntul kerbau (
Ardeola speciosa), Kuntul besi (
Threskiornis aethiopica), Alap-alap (
Elanus hypoleucus), Ular Sanca (
Phyton reticularis) dan lain-lain.
Potensi Wisata AlamDaya tarik ObyekTWA
pulau Sangiang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan terutama
yang menyukai pada wisata bahari. Keindahan alam dan pantai serta
karang yang dihiasi ikan berwarna-warni merupakan obyek wisata utama di
kawasn ini , selain itu TWA Pulau Sangiang memiliki potensi flora dan
fauna yang beragam dan masih asli, terdapat pula bangunan dan goa-goa
peninggalan zaman Jepang yang mempunyai nilai historis.
Kegiatan Wisata Alam yang dapat dilakukan
- Wisata
Alam : Meliputi lintas alam mendaki gunung, memotret, bersepeda,
berkemah dan menikmati panorama alam pantai yang landai maupun pantai
yang curam. Lokasi obyek wisata alam ini terletak di Barat, Barat Laut
dan sebelah Selatan pulau serta sepanjang pantai Batu Mandi dan sekitar
gunung Gede.
- Wisata Bahari : Kegiatan ini dapat dilakukan di
sekitar perairan laut, antara lain Scuba Diving, Snorkling, menikmati
keindagan terumbu karang di taman laut dengan glass bottom boat,
memancing dan mungkin cocok bagi wisatawan mancanegara untuk santai
berjemur di pantai berpasir. Bagi para penggemar Scuba Diving kegiatan
menyelam ini dapat dilakukan di sekitar perairan Tnajung Raden,
sedangkan di Legon Waru dapat di lakukan wisata berperahu.
- Wisata
Budaya : Obyek wisata budaya dapat menjadi pelengkap kunjungan di Pulai
Sangiang, setelah melakukak kehiatan wisata alam dan wisata bahari.
Bagi wisatawan yang tertarik dengan obyek wisata budaya dan peninggalan
sejarah mereka dapat mengamati sisa-sisa perang dunia kedua, yaitu
berupa benteng-benteng bekas pertahanan Jepang. Lokasi peninggalan
sejarah ini letaknya di sekitar pos TNI Angkatan Laut.
- Wisata
Ilmiah : Wisata ilmiah di titikberatkan pada kepentingan pendidikan dan
penelitian yang meliputi penelitan tentang ekosistem terumbu karang.
Ekosistem hutan mangrove dan ekosistem hutan pantai.
- Wisata
Konvensi : Kegiatan wisata konvensi yang dapat dikembangkan di Pulau
Sangiang merupakan salah satu program pembangunan kepariwisataan di
Kabupaten Serang.
Sarana dan PrasaranaAgar
wisatawan mendapat kepuasan dalam menikmati keindangan alam di TWA
Pulau Sangiang, maka pihak pengelola (PT. Pondok Kalimaya Putih) telah
membangun sarana dan prasarana yaitu : pesanggrahan, pos jaga, juga
telah menyiapkan alat-alat perlengkapannya.
AksesibilitasUntuk
mencapai kawasan ini dapat di tempuh rute melalui Serang dengan naik
kendaraan roda empat menuju Cilegon, dari Cilegon menuju Anyer sampai
Desa Cikoneng (Pantai Manuk), dari Pantai Manuk naik perahu motor
nelayan ke Pulau Sangiang dengan lama perjalanan ± 1 jam.